13 Oktober 2009

Sekilas Sejarah Yogyakarta

Akhir tahun 1568-1586 di pulau Jawa bagian tengah, berdiri Kerajaan Pajang yang diperintah oleh Sultan Hadiwijaya, dimana semasa mudanya beliau terkenal dengan nama Jaka Tingkir. Dalam pertikaian dengan Adipati dari daerah Jipang yang bernama Arya Penangsang, beliau berhasil muncul sebagai pemenang atas bantuan dari beberapa orang panglima perangnya, antara lain adalah Ki Ageng Pemanahan dan putera kandungnya yang bernama Bagus Sutawijaya, seorang Hangabei yang bertempat tinggal di sebelah utara pasar, dan karena itu ia mendapat sebutan NGABEHI LORING PASAR.

Sebagai balas jasa kepada Ki Ageng Pemanahan dan puteranya itu, sultan pajang kemudian memberikan anugrah sebidang daerah yang di sebut Bumi Mentaok, yang masih berupa hutan belantara,dan dibangun menjadi 'tanah perdikan'. Sesurut kerajaan pajang, bagus sutawijaya yang juga menjadi putra angkat Sultan Pajang, kemudian mendirikan Kerajaan Mataran di atas bumi Mentaok, dan mengangkat dirinya sebagai raja dengan gelar Panembahan Senopati.

Pada permulaan abad ke-18, Kerajaan Mataran diperintah oleh Sri Sunan Paku Buwono II. Setelah beliau mangkat, terjadilah pertikaian keluarga, antara salah seorang putera beliau dengan salah seorang adik beliau, yang merupakan pula hasil hasutan dari penjajah Belanda yang berkuasa saat itu. Pertikaian itu dapat diselesaikan dengan baik melalui perjanjian Giyanti, yang terjadi pada 1755, yang isi pokoknya adalah Palihan Nagari, yang artinya pembagian Kerajaan menjadi dua, yakni Kerajaan Surakarta Hadiningrat dibawah pemerintahan putera Sunan Paku Buwono III, dan Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat dibawah pemerintahan adik kandung Sri Sunan Paku Buwono II yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I. Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat ini kemudian lazim disebut sebagai Yogyakarta dan sering disingkat menjadi Jogja.

Pada tahun 1813, Sri Sultan Hamengku Buwono I, menyerahkan sebagian dari wilayah Kerajaannya yang terletak di sebelah Barat Sungai Progo, kepada salah seorang puteranya yang bernama Pangeran Notokusumo untuk memerintah di daerah itu secara bebas, dengan kedaulan yang penuh. Pangeran Notokusumo selanjutnya bergelar sebagai Sri Paku Alam I, sedang daerah kekuasaan beliau di sebut Adikarto.
Sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII masing-masing mengeluarkan amanat yang pada pokoknya Negeri Kesultanan dan Kadipaten, sepenuhnya berdiri di belakang Negara Republik Indonesia, sebagai bagian dari negara persatuan Republik Indonesia, yang selanjutnya berstatus Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai sekarang.

12 Oktober 2009

Manajemen Media

“Manajemen”

Manajemen merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui kegiatanmperencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian. Tetapi ada juga yang mengartikan manajemen suatu seni dalam penyelesaian masalah dengan perantara dan bantuan dari orang lain.

Faktor-faktor dalam pencapaian tujuan:
1.Sumber Daya (manusia, alam, uang, dan informasi).
Banyak orang yang mengira kalau uang merupakan modal satu-satunya yang dapat digunakan untuk memulai segalah sesuatunya. Tetapi pikiran itu ternyata keliru, karena selain uang daya manusia dapat kita gunakan sebagai modal untuk memulai suatu usaha. Menggunakan alam di sekitar kita, merupakan pengaplikasian bahwah alam merupakan sumber daya yang bagus. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini, semakin memudahkan kita untuk mendapatkan informasi yang kita perlukan yang akan membantu dalam usaha pencapaiaan tujuan.


2.Proses Pengelolahan.
Dalam proses pengolahan ini, hal-hal yang dilakukan adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengimplementasian, pengendalian, dan pengawasan.

3.Seni dalam menyelesaikan pekerjaan.
Mungkin cara yang monoton akan membuat kita jenuh dan bisa berakibat tidak maksimalnya hasil kerja kita. Dengan memvariasikan cara kerja, dapat membantu dan memudahkan kita untuk mencapai tujuan kita.

Fungsi-fungsi Manajemen:
1.Perencanaan (planning).
Fungsi perencanaan merupakan suatu proses yang menyangkut dengan upaya mengantisipasi kecenderungan yang akan terjadi di masa yang akan datang. Dengan menentukan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan tujuan akhir.




Langkah-langkah dalam perencanaan:
-Menetapkan tujuan dan target bisnis
-Merumuskan strategi dan taktik untuk pencapaian tujuan dan target.
-Menetukan sumber daya yang akan digunakan/diperlukan.
-Menetapkan standar/indikator keberhasilan.

2.Fungsi Pengorganisasian (organizing).
Fungsi pengorganisasian merupakan proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah direncanakan dan dirumuskan didesaindalam sebuah stuktur organisasi yang tangguh dan tepat.

Langkah-langkah dalam pengorganisasian:
-Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas dan prosedur.
-Menetapkan struktur organisasi dengan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab.

Manajemen Media

“Media Massa yang perna ada, dan yang kemudian gagal atau bangkrut”.

Media Massa : The Rocky Mountain News
Tahun Berdiri : 1859
Daerah Kawasan : Amerika Serikat

Surat kabar ini, merupakan salah satu dari surat kabar yang tertua yang perna ada di Amerika Serikat. Sebelumnya ada The Philadelphia Inquirer, The Philadelphia Daily News yang mengalami kegagalan. Kemudian diikutti oleh The Rocky Mountai News yang mengalami kegagalan.
Ada dua faktor yang mendasari akan kegagalan akan dari media massa ini, yaitu masalah keuangan dan masalah perkembangan teknologi jaman sekarang. Perkembangan teknologi yang terjadi di Amerika Serikat, bisa dibilang pesat. Oleh karena itu, banyak yang beralih dari surat kabar ke teknologi internet, guna untuk mendapatkan informasi.
Masalah keuangan memang menjadi faktor yang utama akan gagalnya suatu media massa. Mengingat perusahaan media massa yang ada, dimiliki oleh perorangan yang menjadi pemilik akan perusahaan tersebut.
Seperti media surat kabar The Rocky Mountain News ini, mengalami kegagalan karena faktoe keuangan atau hutang dan persaingan dengan teknologi yang sedang berkembang. Tercatat The Rocky memiliki hutang senilai 16 juta dolar AS. Karena tidak sanggup untuk membayar, maka perusahaan di jual guna untuk menutupi hutang yang ada.
Selain masalah hutang atau kerugian, persaingan dengan teknologi yang sedang berkembang, menjadi faktor pendorong kurangnya peminat surat kabar. Sempat melakukan upaya dengan mengurangi jumlah penjualan, malah membawa pada kerugian yang besar. Internet telah berkembang dengan sangat baik dan berhasil menyita perhatian masyarakat. Dengan perkembangan internet ini, maka peminat dari surat kabar menjadi berkurang, dan bisa-bisa akan lenyap.

Melihat dari kasus dan fenomena yang ada, saya meliahat adanya kekurangan dalam manajemen pemasaran serta manajemen waktu. Seharusnya pada awal, telah dipikirkan bagaimana akan menghadapi krisis dan persaingan.
Dalam perencanaan, sepertinya tidak dibahas atau dirumuskan akan dampak dan akibat akan perkembangan teknologi yang akan terjadi di masa yang akan datang, sehingga setelah persaingan muncul, maka perencanaan yang telah dibuat kacau dan gagallah usaha yang telah di buat.

09 Oktober 2009

GEMPA

Gempa merupakan salah satu dari sekian macam bencana yang dipotensikan oleh alam. Tak ada yang dapat mengetahui akan kapan dan dimana akan terjadi gempa. Salah satu faktor utama penyebab terjadinya gempa,adalah pergeseran lempeng dan terjadi benturan dengan lempeng yang lainnya.
Sejauh ini,gempa Jogja dan Gempa SUMBAR yang sangat besar. Besar dalam potensi gempa,dan besar pula dalam memakan korban jiwa.
Sebenarnya gempa titik mengakibatkan kematian atau menimbulkan korban. Hanya saja struktur akan bangunan rumah atau gedung yang sangat beras menimbulkan kerusakan dan tidak sedikit memakan korban jiwa.
Bagaimanakah letak lempengan bumi Indonesia kita ini? Sehingga sangat rawan gempa?
Turut berduka cita untuk para korban di Padang,SUMBAR.