04 November 2009

Upacara Adat

UPACARA SEKATEN

Nabi besar Muhammad S.A.W lahir pada tanggal 12 bulan Maulud, bula ke tiga dari tahun Jawa. Di Yogyakarta biasanya kelahiran Nabi diperingati dengan upacara Grebeg Maulud. Sekaten merupakan acara pendahuluan dari peringatan hari besar Nabi Muhammad. diselenggarakan pada 5 hingga tanggal 12 dari bulan yang sama.


Pada mula perkembangan agama Islam di Jawa, salah seorang dari Wali Songo, yaitu Sunan Kalijaga, menggunakan instrumen musik Jawa Gamelan, sebagai sarana untuk memikat masyarakat agar datang untuk menikmati pergelaran karawitanya.


Untuk tujuan itu, dipergunakan 2 unit perangkat gamelan, yang memiliki laras suara yang merdu. Kyai Nogowilogo dan Kyai Guntur Madu, disela-sela pergelaran, kemudian dilakukan khotbah dan pembacaan ayat-ayat suci dari Kitab Al-Qur'an.


Pada umumnya, masyarakat kota Yogyakarta dan sekitarnya berkeyakinan bahwa dengan turut serta merayakan kelahiran Nabi Muhammad ini, yang bersangkutan akan mendapat imbalan pahala dari Yang Maha Kuasa, dan di anugrahi awet mudah.
Sebagai syaratnya harus mengunyah sirih di halaman Mesjid Agung, terutga ma pada pertama dimulai acara sekaten. Oleh karena itu, pada saat acara sekaten dimulai, banyak sekali orang-orang yang berjualan sirih.


Selama lebih kurang satu bulan sebelum upacara sekaten dimulai, Pemerintah KotaMadya, memeriahkan perayaan ini dengan pasar malam, yang diselenggarakan di Alun-alun Utara Yogyakarta.

13 Oktober 2009

Sekilas Sejarah Yogyakarta

Akhir tahun 1568-1586 di pulau Jawa bagian tengah, berdiri Kerajaan Pajang yang diperintah oleh Sultan Hadiwijaya, dimana semasa mudanya beliau terkenal dengan nama Jaka Tingkir. Dalam pertikaian dengan Adipati dari daerah Jipang yang bernama Arya Penangsang, beliau berhasil muncul sebagai pemenang atas bantuan dari beberapa orang panglima perangnya, antara lain adalah Ki Ageng Pemanahan dan putera kandungnya yang bernama Bagus Sutawijaya, seorang Hangabei yang bertempat tinggal di sebelah utara pasar, dan karena itu ia mendapat sebutan NGABEHI LORING PASAR.

Sebagai balas jasa kepada Ki Ageng Pemanahan dan puteranya itu, sultan pajang kemudian memberikan anugrah sebidang daerah yang di sebut Bumi Mentaok, yang masih berupa hutan belantara,dan dibangun menjadi 'tanah perdikan'. Sesurut kerajaan pajang, bagus sutawijaya yang juga menjadi putra angkat Sultan Pajang, kemudian mendirikan Kerajaan Mataran di atas bumi Mentaok, dan mengangkat dirinya sebagai raja dengan gelar Panembahan Senopati.

Pada permulaan abad ke-18, Kerajaan Mataran diperintah oleh Sri Sunan Paku Buwono II. Setelah beliau mangkat, terjadilah pertikaian keluarga, antara salah seorang putera beliau dengan salah seorang adik beliau, yang merupakan pula hasil hasutan dari penjajah Belanda yang berkuasa saat itu. Pertikaian itu dapat diselesaikan dengan baik melalui perjanjian Giyanti, yang terjadi pada 1755, yang isi pokoknya adalah Palihan Nagari, yang artinya pembagian Kerajaan menjadi dua, yakni Kerajaan Surakarta Hadiningrat dibawah pemerintahan putera Sunan Paku Buwono III, dan Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat dibawah pemerintahan adik kandung Sri Sunan Paku Buwono II yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I. Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat ini kemudian lazim disebut sebagai Yogyakarta dan sering disingkat menjadi Jogja.

Pada tahun 1813, Sri Sultan Hamengku Buwono I, menyerahkan sebagian dari wilayah Kerajaannya yang terletak di sebelah Barat Sungai Progo, kepada salah seorang puteranya yang bernama Pangeran Notokusumo untuk memerintah di daerah itu secara bebas, dengan kedaulan yang penuh. Pangeran Notokusumo selanjutnya bergelar sebagai Sri Paku Alam I, sedang daerah kekuasaan beliau di sebut Adikarto.
Sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII masing-masing mengeluarkan amanat yang pada pokoknya Negeri Kesultanan dan Kadipaten, sepenuhnya berdiri di belakang Negara Republik Indonesia, sebagai bagian dari negara persatuan Republik Indonesia, yang selanjutnya berstatus Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai sekarang.

12 Oktober 2009

Manajemen Media

“Manajemen”

Manajemen merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui kegiatanmperencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian. Tetapi ada juga yang mengartikan manajemen suatu seni dalam penyelesaian masalah dengan perantara dan bantuan dari orang lain.

Faktor-faktor dalam pencapaian tujuan:
1.Sumber Daya (manusia, alam, uang, dan informasi).
Banyak orang yang mengira kalau uang merupakan modal satu-satunya yang dapat digunakan untuk memulai segalah sesuatunya. Tetapi pikiran itu ternyata keliru, karena selain uang daya manusia dapat kita gunakan sebagai modal untuk memulai suatu usaha. Menggunakan alam di sekitar kita, merupakan pengaplikasian bahwah alam merupakan sumber daya yang bagus. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini, semakin memudahkan kita untuk mendapatkan informasi yang kita perlukan yang akan membantu dalam usaha pencapaiaan tujuan.


2.Proses Pengelolahan.
Dalam proses pengolahan ini, hal-hal yang dilakukan adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengimplementasian, pengendalian, dan pengawasan.

3.Seni dalam menyelesaikan pekerjaan.
Mungkin cara yang monoton akan membuat kita jenuh dan bisa berakibat tidak maksimalnya hasil kerja kita. Dengan memvariasikan cara kerja, dapat membantu dan memudahkan kita untuk mencapai tujuan kita.

Fungsi-fungsi Manajemen:
1.Perencanaan (planning).
Fungsi perencanaan merupakan suatu proses yang menyangkut dengan upaya mengantisipasi kecenderungan yang akan terjadi di masa yang akan datang. Dengan menentukan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan tujuan akhir.




Langkah-langkah dalam perencanaan:
-Menetapkan tujuan dan target bisnis
-Merumuskan strategi dan taktik untuk pencapaian tujuan dan target.
-Menetukan sumber daya yang akan digunakan/diperlukan.
-Menetapkan standar/indikator keberhasilan.

2.Fungsi Pengorganisasian (organizing).
Fungsi pengorganisasian merupakan proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah direncanakan dan dirumuskan didesaindalam sebuah stuktur organisasi yang tangguh dan tepat.

Langkah-langkah dalam pengorganisasian:
-Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas dan prosedur.
-Menetapkan struktur organisasi dengan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab.

Manajemen Media

“Media Massa yang perna ada, dan yang kemudian gagal atau bangkrut”.

Media Massa : The Rocky Mountain News
Tahun Berdiri : 1859
Daerah Kawasan : Amerika Serikat

Surat kabar ini, merupakan salah satu dari surat kabar yang tertua yang perna ada di Amerika Serikat. Sebelumnya ada The Philadelphia Inquirer, The Philadelphia Daily News yang mengalami kegagalan. Kemudian diikutti oleh The Rocky Mountai News yang mengalami kegagalan.
Ada dua faktor yang mendasari akan kegagalan akan dari media massa ini, yaitu masalah keuangan dan masalah perkembangan teknologi jaman sekarang. Perkembangan teknologi yang terjadi di Amerika Serikat, bisa dibilang pesat. Oleh karena itu, banyak yang beralih dari surat kabar ke teknologi internet, guna untuk mendapatkan informasi.
Masalah keuangan memang menjadi faktor yang utama akan gagalnya suatu media massa. Mengingat perusahaan media massa yang ada, dimiliki oleh perorangan yang menjadi pemilik akan perusahaan tersebut.
Seperti media surat kabar The Rocky Mountain News ini, mengalami kegagalan karena faktoe keuangan atau hutang dan persaingan dengan teknologi yang sedang berkembang. Tercatat The Rocky memiliki hutang senilai 16 juta dolar AS. Karena tidak sanggup untuk membayar, maka perusahaan di jual guna untuk menutupi hutang yang ada.
Selain masalah hutang atau kerugian, persaingan dengan teknologi yang sedang berkembang, menjadi faktor pendorong kurangnya peminat surat kabar. Sempat melakukan upaya dengan mengurangi jumlah penjualan, malah membawa pada kerugian yang besar. Internet telah berkembang dengan sangat baik dan berhasil menyita perhatian masyarakat. Dengan perkembangan internet ini, maka peminat dari surat kabar menjadi berkurang, dan bisa-bisa akan lenyap.

Melihat dari kasus dan fenomena yang ada, saya meliahat adanya kekurangan dalam manajemen pemasaran serta manajemen waktu. Seharusnya pada awal, telah dipikirkan bagaimana akan menghadapi krisis dan persaingan.
Dalam perencanaan, sepertinya tidak dibahas atau dirumuskan akan dampak dan akibat akan perkembangan teknologi yang akan terjadi di masa yang akan datang, sehingga setelah persaingan muncul, maka perencanaan yang telah dibuat kacau dan gagallah usaha yang telah di buat.

09 Oktober 2009

GEMPA

Gempa merupakan salah satu dari sekian macam bencana yang dipotensikan oleh alam. Tak ada yang dapat mengetahui akan kapan dan dimana akan terjadi gempa. Salah satu faktor utama penyebab terjadinya gempa,adalah pergeseran lempeng dan terjadi benturan dengan lempeng yang lainnya.
Sejauh ini,gempa Jogja dan Gempa SUMBAR yang sangat besar. Besar dalam potensi gempa,dan besar pula dalam memakan korban jiwa.
Sebenarnya gempa titik mengakibatkan kematian atau menimbulkan korban. Hanya saja struktur akan bangunan rumah atau gedung yang sangat beras menimbulkan kerusakan dan tidak sedikit memakan korban jiwa.
Bagaimanakah letak lempengan bumi Indonesia kita ini? Sehingga sangat rawan gempa?
Turut berduka cita untuk para korban di Padang,SUMBAR.

10 Agustus 2009

Computer Generated Imagery Tecnology

Teknologi CGI....?????

Kalau kita tengok ke belakang, ”Toy Story” (1995), film debutan Pixar yang dibiayai dan dipasarkan The Walt Disney Company itu sukses besar sebagai film pertama yang secara penuh menggunakan teknologi komputer. Sejak saat itu studio animasi digital lain seperti Blue Sky Studios (Fox), DNA Productions (Paramount Pictures and Warner Bros.), Onation Studios (Paramount Pictures), Sony Pictures Animation (Columbia Pictures), DreamWorks, dan yang lainnya tak mau ketinggalan untuk memproduksi film sejenis.


Tentu tak sedikit dari kita yang mempertanyakan dengan teknologi apa dan bagaimana film-film kreatif ini dibuat. Ternyata, kunci pembuatan film-film ini adalah sebuah aplikasi komputer grafis yang disebut computer generated imagery (CGI). Dengan perangkat lunak ini bisa diciptakan gambar 3D lengkap dengan berbagai efek yang dikehendaki. Beberapa software CGI populer antara lain Art of Illusion (bisa di-download di sourceforce.net), Maya, Blender, dan lain-lain.

CGI 2D dipakai pertama kali pada film ”Westworld” (1973) karya novelis scifi Michael Crichton dan sekuelnya ”Futureworld” (1976) menggunakan CGI 3D untuk membuat tangan dan wajah yang dikerjakan oleh Edwin Catmull, ahli komputer grafik dari New York Institute of Technology (NYIT). Tapi, tidak semua film berhasil memberikan sentuhan animasi yang bagus. Film ”Tron” (1982) dan ”The Last Starfighter” (1984) termasuk yang gagal karena efek yang mereka berikan kelihatan sekali buatan komputer.

Penggunaan Toknologi CGI

Teknologi CGI biasa dipakai dalam pembuatan film, program televisi, dan beberapa iklan komersial, termasuk media cetak. Aplikasi ini memberikan kualitas grafis yang sangat tinggi dengan efek yang lebih terkontrol daripada metode konvensional seperti membuat miniatur untuk pembuatan adegan kecelakaan yang dramatis atau menambah aktor figuran untuk menggambarkan suasana keramaian penuh sesak.

Di tahun 1991 film ”Terminator 2: Judgement Day” yang dibintangi Gubernur California sekarang Arnold Schwarzeneger membuat decak kagum penonton dengan efek morphingliquid metal si penjahat pada beberapa aksinya. Dua tahun kemudian film legendaris tentang dinosaurus, ”Jurassic Park” juga memberikan efek visual yang mengagumkan pada makhluk purba itu sehingga tampak betul-betul hidup. ”Jurassic Park” membawa revolusi pada industri perfilman dan Hollywood bertransisi dari animasi konvensional menjadi teknik digital. (perubahan dari satu wajah/bentuk ke wajah/bentuk yang lain secara halus) dan

Tahun berikutnya, ”Forrest Gump”, film drama dengan aktor tersohor Tom Hanks, juga memanfaatkan teknologi CGI untuk efek menghilangkan salah satu kaki Letnan Dan (dimainkan Gary Sinise) agar tampak pincang betulan. Efek lainnya adalah pergerakan bola ping-pong yang sangat cepat ketika dimainkan oleh Tom Hanks. Bahkan, adegan dengan efek bulu melayang di udara merupakan garapan sebuah studio animasi di Bandung.


Perkembangan Teknologi CGI

CGI pun semakin mendarah daging dalam industri perfilman modern selanjutnya. Mulai tahun 2000-an, CGI memegang peran dominan untuk pemberian efek visual pada sebuah film.

Teknologinya pun berkembang sehingga memungkinkan dalam sebuah adegan berbahaya, sang aktor digantikan oleh aktor ciptaan komputer dengan perbedaan yang tidak kentara. Figuran yang diciptakan dengan komputer seperti pada triloginya Peter Jackson, ”Lord of The Ring”, pun banyak dipakai untuk menciptakan adegan keramaian penuh sesak, tentu dengan bantuan perangkat lunak simulasi.

Salah satu efek CGI dalam film yang kurang dikenal, namun penting, adalah digital grading. Dengan efek ini warna asli hasil shooting direvisi menggunakan perangkat lunak untuk memberikan kesan sesuai dengan skenario. Contohnya wajah Sean Bean (pemeran Boromir) dalam ”The Lord of the Rings: the Two Tower” ketika mati dibuat lebih pucat. Jadi, tidak dengan trik kosmetik, tetapi dengan polesan komputer. Lantas, bagaimana dengan mimik wajah yang bisa mengekspresikan perasaan haru, sedih, ataupun gembira pada tokoh ciptaan komputer? Dalam pembuatannya, animasi komputer mengkombinasikan vektor grafik dengan pergerakan yang sudah terprogram. Bagian-bagian utama seperti pada wajah, tangan, kaki, dll terdiri dari sejumlah variabel animasi yang akan dikendalikan dengan pemberian nilai tertentu untuk menampilkan ekspresi atau mimik wajah yang dikehendaki.

Tokoh Woody dalam ”Toy Story” terdiri dari 700 variabel animasi dengan 100 variabelnya sendiri untuk wajahnya saja. Jadi, tidak heran berbagai ekspresi wajah seperti tertawa, terkejut, dan sedih bisa dibuat dengan mempermainkan 100 variabel tadi.


Kualitas dan Kuantitas Teknologi CGI

Sekumpulan variabel dengan nilai yang berubah pada setiap frame yang ditampilkan berurutan menjadi kontrol pergerakan figur tersebut. Hebatnya, animator ”Toy Story” mengendalikan variabel-variabel animasinya secara manual. Bisa jadi, bagi seorang animator yang berbakat, terampil dan berpengalaman malah menghasilkan efek yang lebih bagus dibanding acting orang asli.

Kalau dilihat dari ukurannya, satu frame CGI untuk film biasanya dibuat berukuran 1,4–6 megapiksel. Contohnya, ”Toy Story” berukuran 1536 x 922 (1,42 megapiksel). Bayangkan saja, ternyata waktu yang dibutuhkan untuk rendering tiap frame sekira 2-3 jam, bahkan bisa 10 kali lebih lama untuk menciptakan adegan yang sangat kompleks. Meskipun kecepatan CPU makin tinggi, tidak banyak mengubah waktu yang dibutuhkan karena mereka akan membuat adegan yang lebih kompleks lagi untuk hasil yang lebih bagus lagi. Kendati demikian, dengan peningkatan eksponensial kecepatan CPU, teknologi CGI juga makin potensial ke depan. Sebagai gambaran, untuk pembuatan film ”Madagascar”, para teknisi menggunakan 2.500 komputer Linux Cluster yang dipasang di dua studio Dream Works dan lab penelitian komputer Hewlett Packard di Palo Alto, California. Komputer sebanyak itu digunakan untuk ”tugas besar” siang malam rendering frame demi frame film berukuran gigabit. Untuk membuat film ”Madagascar” sampai jadi, dibutuhkan waktu lebih dari 11 juta jam.

Menurut Andy Hendrickson, kepala produksi DreamWorks, separuh dari anggaran biaya produksi yang kabarnya mencapai 90 juta dolar AS dipergunakan untuk animasi komputer. Dalam produksinya itu DreamWorks sekaligus menciptakan beberapa teknik yang bisa digunakan lagi untuk film-film animasi selanjutnya. Tidak semua film ciptaan komputer berjalan mulus menjadi box office di pasaran. Contohnya, film yang dikembangkan dari sebuah game yaitu ”Final Fantasy: The Spirit Within” (2001). Meski terkenal sebagai film pertama yang menciptakan tokoh manusia dengan CGI, tapi pasar tak antusias menyambutnya. Tak heran bila setelah produksi ke-2 ”Final Flight of the Osiris” sebuah film pendek sebagai prolog film ”The Matrix Reloaded”, Square Pictures gulung tikar.

Pengembangan teknologi CGI terus dilaporkan setiap tahun pada konferensi tahunan SIGGRAPH mengenai komputer grafis dan teknik interaktif yang dihadiri oleh puluhan ribu profesional komputer. Di sini para tokoh di balik penciptaan animasi-animasi bertemu. Bukan hal yang tidak mungkin suatu hari kelak para animator Indonesia pun akan banyak berbicara di pentas dunia.

09 Juli 2009

PTK

TEKNOLOGI DIGITAL

Perkembangan Teknologi Digital

Pada akhir-akhir ini, berbagai perkembangan yang terjadi memang cukup menakjubkan, khususnya dalam bidang teknologi terutama dalam hal informasi dan komunikasi. Teknologi informasi yang tadinya dikenal dengan teknologi komputer, beserta perangkat elektronika lainnya, menjelma menjadi satu dalam perpaduan kemampuan.

Semula dengan ditemukannya berbagai perangkat sederhana, mulai dari telepon, yang berbasis analog, maju dan berkembang terus hingga muncul berbagai perangkat elektronika lainnya. Hingga akhirnya teknologi ini terintegrasi satu dengan lainnya.

Di sisi lain, akibat perkembangan dari kemampuan teknologi, terjadi juga perubahan yang cukup dramatis di sisi perjalanan dan operasi bisnis, yang menghasilkan pelayanan-pelayanan baru, termasuk dalam hal pemanfaatan jaringan dunia tanpa batas.

Telepon, yang pada awal ditemukan pada tahun 1876, diniatkan sebagai media untuk mengirimkan suara, dan salah satu penerapan konsep analog, juga memberikan konstribusi yang tidak sedikit terhadap perkembangan teknologi. Sampai dengan sekitar tahun 1960-an, penerapan analog ini masih tetap bertahan, hingga setelah itu, mulai mengarah kepada teknologi digital.

Kemudian, teknologi digital yang mulai merambah ke berbagai rancangan teknologi yang diterapkan dan digunakan oleh manusia. Facsimile, adalah salah satu batu loncatan dari pemanfaatan jaringan telekomunikasi, yang mampu memberikan konstribusi dan pemikiran, bahwa datapun mampu untuk dilewatkan melalui media telepon tersebut.

Begitu juga dengan perkembangan komputer. Komputer pertama yang diperkenalkan adalah ENIAC II, diinstalasi dan digunakan pada tahun 1946, setelah perang dunia kedua. Komputer ini merupakan sebuah rangkaian elektronika lampu tabung seberat 20 ton. Perkembangannya juga cukup menakjubkan, baik dalam ukuran dan kemampuan kerjanya.

Kini, ukuran komputerpun, hanya dalam ukuran segenggam tangan. Dengan ukuran sedemikian, berbagai proses mampu diolahnya, tidak hanya untuk melakukan proses yang berhubungan dengan pengolahan perhitungan dan database, tetapi juga mampu dalam hal berkomunikasi dengan pengguna lainnya yang menggunakan perangkat yang tadinya masih merupakan pemisahan dari segi fungsi.

Protocol, merupakan salah satu yang memegang peranan kunci disini, sehingga berbagai perangkat dapat berinteraksi satu dengan lainnya. Dengan adanya protocol ini, satu mesin dengan mesin lainnya dapat untuk saling berkomunikasi. Protocol merupakan suatu metoda yang mengakibatkan suatu alat dengan alat lainnya dapat saling berkomununikasi sehingga terjadilah percakapan sehingga akhirnya berjabat tangan (handshaking), dan dapat diibaratkan kesepakatan bahasa antar dua alat, yang mengakibatkan satu sama lainnya mengerti apa yang diperintahkan dan apa yang sedang diolah.

Suatu perangkat yang dihasilkan dari pabrik yang berbeda, sesuatu yang mungkin untuk ikut berperanan dalam menyemarakkan bidang teknologi informasi dan telekomunikasi ini, sebab dengan protocol yang sama, alat itupun bisa menggabungkan diri menjadi bagian dari berbagai perangkat yang ada. Begitu juga dengan bandwith, sebagai jalur data, compression, codes, dan bits, menjadi tulang punggung yang mendasar, terutama untuk perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi ini.

Dua bulan berselang setelah Neil Amstrong melangkah di bulan, terjadi suatu langkah yang besar di UCLA, sewaktu komputer pertama dikoneksikan ke ARPANET. ARPANET mengkoneksikan empat site, diantaranya UCLA, Stanford Research Institute (SRI), UC Santa Barbara, dan University of Utah. Pada tahun 1977, terdapat lebih seratus mainframe dan komputer mini yang terkoneksi ke ARPANET yang sebagian besar masih berada di Universitas.

Dengan adanya fasilitas ini, memungkinkan dosen-dosen dan mahasiswa dapat saling berbagi informasi satu dengan lainnya tanpa perlu meninggalkan komputer mereka. Saat ini, terdapat lebih dari 4.000.000 host internet di seluruh dunia. Sejak tahun 1988, Internet tumbuh secara eksponensial, yang ukurannya kira-kira berlipat-ganda setiap tahunnya. Istilah Internet pada mulanya diciptakan oleh para pengembangnya karena mereka memerlukan kata yang dapat menggambarkan jaringan dari jaringan-jaringan yang saling terkoneksi yang tengah mereka buat waktu itu. Internet merupakan kumpulan orang dan komputer di dunia yang seluruhnya terhubung oleh bermil-mil kabel dan saluran telepon, masing-masing pihak juga dapat berkomunikasi karena menggunakan bahasa yang umum dipakai.

Jadi apakah yang dimaksud dengan Internet ? Pertama, Internet adalah kumpulan yang luas dari jaringan komputer besar dan kecil yang saling bersambungan menggunakan jaringan komunikasi yang ada di seluruh dunia. Kedua, Internet adalah seluruh manusia yang secara aktif berpartisipasi sehingga membuat Internet menjadi sumber daya informasi yang sangat berharga. Apakah yang mebuat hal tersebut bisa bekerja? Semua adalah karena permainan listrik dan gelombang yang akhirnya diolah sedemikian rupa. Semua berasal dari analog maupun digital.


TEKNOLOGI ANALOG

PENGERTIAN

Suatu bentuk dari komunikasi elektronik yang merupakan proses pengiriman pesan pada gelombang elektromaknetik, dan bersifat variabel dan berkelanjutan atau disebut juga dengan sinyal analog. Contohnya sinyal gambar pada televisi, atau suara pada radio yang dikirimkan berkesinambungan. Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut.
Telepon yang semenjak awalnya, merupakan salah satu penerapan dari analog ini. Termasuk juga dalam hal penyiaran radio dan televisi.


Teknologi Analog

Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut. Namun terkadang Analog berdasarkan peralatan yang melalui beberapa tahapan tertentu yang membutuhkan proses yang lama dan merepotkan.
Analog berarti kuno dan digital berarti moderen, analaog murah, digital mahal, atau analog berarti tidak seperti digital yang identik dengan angka-angka. Begitulah anggapan ”awam” tentang analog dan digital. Coba saja kita lihat istilah jam analog dan jam digital, perbedaannya adalah yang menggunakan ”jarum” adalah analog, dan yang berupa ”display” angka-angka adalah digital. Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data.
Jika kita meng-copy (menyalin) atau merekam pita kaset, tentu hasilnya banyak ditentukan oleh alat perekamnya, kebersihan ”head” rekam nya, dan sebagainya, semakin banyak kamu merekam ke tempat lain, kualitas suaranya akan berubah. Tapi dengan meng-copy file MP3, kamu akan mendapat salinannya sama persis dengan aslinya, berapapun banyaknya kamu menggandakannya.Kini ada juga yang menyalin lagu-lagu dari pita kaset menjadi file, atau disebut juga "men-digital-isasi". Namun dalam bidang audio ini, sistem analog masih memiliki beberapa ”keunggulan” dibanding sistem digital, yang menyebabkan masih ada beberapa penggemar fanatik yang lebih menyukai rekaman analog.
Sedangkan Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya ”menyimpan” data gambar dalam bentuk filem yang harus kamu proses dulu untuk bisa mendapatkan ”foto” nya, sementara kamrea digital menyimpan data gambarnya dalam bentuk data ”digital” yang bisa langsung kamu nikmati sesaat setelah ”dijepret”.Dan dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital, bukan berdasarkan jenis pesawat teleponnya, namun kepada ”sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk mendukung sistem sentra yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu juga dengan siaran televisi analog dan digital. Siaran Analog kadang terganggu oleh cuaca, letak bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital memiliki kualitas suara dan gambar yang lebih bagus, karena ”data”-nya tidak mengalami ”gangguan” saat dikirim ke TV penerima.
Sebenarnya Analog kadang dapat menguntungkan daripada Digital, karena prosesnya sederhana belum berbasiskan angka-angka yang rumit, tetapi terkadang orang tidak ingin mengambil pusing dengan permasalahan seperti itu dan cenderung memilih proses secara digital karena dirasa lebih cepat, tepat dan akurat serta dapat menghemat waktu.
Rangkaian analog adalah kebutuhan dasar yang tak tergantikan di banyak sistem yang kompleks, dan menuntut kinerja yang tinggi.coba kita lihat sedikit aplikasi dimana analog sulit atau bahkan mustahil untuk digantikan.